Karaktersitik Pola Arus Laut di Perairan Selat Sunda Periode Tahun 2013 – 2023
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Penelitian ini mengkaji karakteristik pola arus permukaan laut di Perairan Selat Sunda menggunakan data arus model numerik dari Marine Copernicus selama periode 2013 – 2023. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi arah dan kecepatan arus pada periode musiman, yaitu musim barat (Desember – Januari – Februari), musim peralihan I (Maret – April – Mei), musim timur (Juni – Juli – Agustus), dan musim peralihan II (September – Oktober – November). Data arus model Marine Copernicus diverifikasi terhadap data pengamatan High Frequency (HF) Radar menggunakan metode statistik koefisien korelasi Pearson (r) dan Root Mean Square Error (RMSE), menghasilkan nilai r sebesar 0.77 dan RMSE 0.26 m/s, menunjukkan tingkat akurasi yang baik. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada musim barat, arus dominan menuju ke timur laut dengan kecepatan rata-rata 0.5 – 1.0 m/s dan maksimum 1.5 – 2.0 m/s. Pada musim peralihan I, arus menuju ke timur laut dengan kecepatan rata – rata 0.75 – 1.25 m/s dan maksimum 1.5 – 2.0 m/s. Pada musim timur, arus dominan menuju ke barat daya dengan kecepatan rata – rata 1.25 – 1.75 m/s dan maksimum 1.5 – 2.0 m/s. Pada musim peralihan II, arus menunjukkan arah tidak beraturan menuju barat dan timur, dengan kecepatan rata – rata 1.0–1.5 m/s dan maksimum 1.5 – 2.0 m/s. Pola arus ini dipengaruhi oleh angin monsoon, topografi dasar laut, dan interaksi pesisir, yang berdampak pada navigasi, perikanan, dan ekosistem laut.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.