Analisis Sebaran Data Curah Hujan di Provinsi DKI Jakarta sebagai Proses Quality Control Data Secara Spasial

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Setyo Aji Pramono
Mutiara Halida

Abstrak

Curah hujan memainkan peran penting dalam siklus air dan energi global. Prediksi curah hujan yang akurat sangat penting untuk dijadikan peringatan bencana hidrometeorologi. Oleh karena itu perlu dilakukan perhitungan hubungan (korelasi) curah hujan antar wilayah untuk melihat sejauh mana curah hujan di satu tempat berpengaruh terhadap curah hujan di tempat lain. Perlu juga melihat selisih nilai curah hujan antar wilayah tersebut untuk dijadikan acuan bahwa perbedaan nilai ini merupakan nilai minimal yang dapat diterima.  Metode Quality Control (QC) Secara Spasial dipakai untuk melihat perbedaan nilai curah hujan antar lokasi. Metode ini menggunakan perhitungan korelasi data curah hujan kemudian dilakukan analisis dari hasil nilai korelasi dan dikaitkan dengan jarak antar lokasi tersebut. Hasil yang diperoleh adalah jarak yang dianggap ideal dalam fenomena curah hujan di Provinsi Jakarta adalah 7.9 Km dengan nilai korelasi diatas 0.71, sedangkan nilai Curah Hujan rata-rata yang masih dianggap baik adalah dibawah 10 mm / hari.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Pramono, S. A., & Halida, M. (2025). Analisis Sebaran Data Curah Hujan di Provinsi DKI Jakarta sebagai Proses Quality Control Data Secara Spasial. Buletin GAW Bariri (BGB), 6(1), 8-16. https://doi.org/10.31172/bgb.v6i1.139