Pengaruh Angin Permukaan dan Kelembapan Udara Terhadap Suspended Particulate Matter (SPM) di Sorong Periode Januari – Juli 2019

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Nuryanto
Haris Munandar Gultom
Shel Melinda

Abstrak

Sorong memiliki karakteristik padat penduduk, mobilitas masyarakat yang tinggi, serta pertumbuhan kendaraan bermotor. Meningkatnya laju mobilitas di Sorong membuat penecemaran udara berpotensi ikut meningkat. Salah satu pencemaran udara yang di terukur oleh Stasiun Global Atmosphere Watch (GAW) Sorong adalah Suspended Particulate Matter (SPM). SPM merupakan partikel berbentuk padat dan cair yang melayang di udara dalam jangka waktu yang relatif lama, kemudian adanya parameter meteorologi juga berperan penting dalam peningkatan maupun sumber polutan di Sorong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat konsentrasi SPM, mengetahui sumber polutan SPM, dan mengetahui faktor meteorologi berupa kelembapan udara (RH), arah dan kecepatan angin terhadap kosentrasi SPM. Hasil pengukuran konsentrasi SPM di Sorong masih berada dalam kategori yang sangat aman karena nilai konsetrasi berada jauh dari nilai baku mutu yang telah ditetapkan oleh pemerintah, dengan nilai berkisar 16.04 – 30.44 ug/m3 per bulannya. Dilihat dari sumbernya, partikel SPM di Sorong bersumber dari segala arah. Hasil korelasi parameter meteorologi dengan konsentrasi SPM menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara kelembapan terhadap konsentrasi SPM, akan tetapi terdapat hubungan yang cukup kuat antara kecepatan angin dengan konsentrasi SPM, dengan nilai korelasi sebesar 0.766.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Nuryanto, Gultom, H. M., & Melinda, S. (2022). Pengaruh Angin Permukaan dan Kelembapan Udara Terhadap Suspended Particulate Matter (SPM) di Sorong Periode Januari – Juli 2019. Buletin GAW Bariri, 2(2), 71-78. Diambil dari https://gawpalu.id/bgb/index.php/bgb/article/view/51