Inovasi Model Prediksi Titik Api Menggunakan Consecutive Dry Days (CDD) pada Wilayah Lahan Gambut Provinsi Riau

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Hermanto A. Nainggolan
Burhanudin
Dina Whiri Muslihah
Rista Hernandi Virgianto

Abstrak

Provinsi Riau yang memiliki lahan gambut seluas 5.09 juta hektare atau 56.42% dari luas lahan gambut di pulau Sumatera merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki potensi terbesar terjadinya bencana kebakaran hutan yang melahap ratusan hektare hutan dan kebun serta meningkatkan emisi gas rumah kaca di atmosfer. Kebakaran hutan yang terjadi erat kaitannya dengan Consecutive Dry Days (CDD) dan Hari Tanpa Hujan (HTH) berturut – turut yang mengakibatkan rendahnya kelembaban udara, sehingga berdampak terhadap potensi munculnya titik – titik panas (hotspot) terutama di sekitar wilayah lahan gambut. CDD yang merupakan hasil akumulasi dari banyaknya HTH dalam satu periode diantara kejadian hari hujan dihitung menggunakan data presipitasi CMORPH (CPC MORPHing technique). Data hotspot diperoleh dari NOAA dan data kejadian hotspot dengan tingkat kepercayaan lebih dari 70% pada wilayah timur provinsi Riau dimana terdapat lahan gambut. Peluang terjadinya hotspot dihitung berdasarkan CDD untuk setiap grid yang akan menghasilkan nilai CDD dengan probabilitas signifikan untuk terjadinya hotspot di grid tersebut pada setiap bulannya. Tingkat kepadatan hotspot pada tiap periode musim dengan kategori tinggi berada pada periode JJA dan MAM. Sistem peringatan dini munculnya hotspot berdasarkan tingkat kepadatan hotspot dan CDD dilakukan sehari sebelum munculnya peluang dengan nilai kurang dari atau sama dengan 0.5. Dengan rata – rata nilai CDD untuk peringatan dini pada MAM adalah 13 hari dan pada JJA adalah 8 hari. Penelitian ini diharapkan mampu diaplikasikan dalam peringatan dini kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

Cara Mengutip
Nainggolan, H. A., Burhanudin, Muslihah, D. W., & Virgianto, R. H. (2020). Inovasi Model Prediksi Titik Api Menggunakan Consecutive Dry Days (CDD) pada Wilayah Lahan Gambut Provinsi Riau. Buletin GAW Bariri, 1(1), 12-19. Diambil dari http://gawpalu.id/bgb/index.php/bgb/article/view/6